Kamis, 28 April 2016



TUGAS SOFTSKILL 3
NAMA                                                : HERDO MAOLANA
KELAS                                               : 4EA23          
NPM                                                   : 13212419

TRANFORM THESE BELOW INTO A PASSIVE VOICE AND TRANSLATE!
1.      Someone locked the front door from inside
PV : The front door was locked by someone from inside
T    : Pintu depan dikunci oleh seseorang dari dalam
2.      Joy is teaching the students now
PV : The students is being taught by mr joy now
T    : Murid-murid sedang diajar bapak joy sekarang
3.      Millions peopleare going to watch the big match between Madrid and Barcelona tonight
PV : The big match between Madrid and Barcelona are being watched by millions of people tonight
T    : Pertandingan besar antara Madrid dan Barcelona sedang ditonton oleh jutaan orang
  1. The student must return all library books a week from now.
Passive Voice     : All library books must be returned by The Student a week from now.
Translate             : Semua buku perpustakaan harus dikembalikan oleh para murid dalam satu minggu mulai dari sekarang.
  1. The mechanic has not repaired the car.
Passive Voice     : The car is not repaired by The mechanic
Translate             : Mobil belum diperbaiki oleh montir.
  1. You can’t go inside. A well-known journalist of a leading newspaper is interviewing Mr. Richard.
Passive Voice     : You can’t go inside. Mr. Richard is being interviewed by a well-known journalist of a leading newspaper.
Translate             : Kamu tidak dapat masuk. Bapak Richard sedang diwawancara oleh jurnalis                                        terkenal dari surat kabar terkemuka

  1. He is repairing my old car right now.
Passive Voice     : My old car is being repaired by Him right now
Translate             : Mobil lama saya sedang diperbaiki oleh Dia saat ini.
  1. The government will give an antique painting by Salvador Nail to the National Gallery in Spain.
Passive Voice     : An antique painting by Salvador Nail will be given by The Government to the National Gallery in Spain.
Translate             : Sebuah lukisan antik karya Salvador Nail akan diberikan oleh Pemerintah untuk galeri nasional di Spanyol.
  1. Leonardo da Vinci painted Monalisa many years ago.
Passive Voice     : Monalisa was painted by Leonardo da Vinci many years ago.
Translate             : Monalisa telah digambar oleh Leonardo da Vinci bertahun-tahun yang lalu.
  1. Rafael Nadal hit the ball hard after winning the championship.
Passive Voice     : The ball is hit hardly by Rafael Nadal after winning the championship.
Translate             : Bola dipukul keras oleh Rafael Nadal setelah memenangkan kejuaraan.



TUGAS SOFTSKILL 2
NAMA                                                : HERDO MAOLANA
KELAS                                               : 4EA23          
NPM                                                   : 13212419

MODAL AUXILIARIES DAN RELATIVE CLAUSE
Pengertian modal auxiliaries verb adalah kata yang ditempatkan sebelum main verb ( kata kerja utama ) untuk memodifikasi makna dari kata kerja utama tersebut. Fungsinya untuk mengekspresikan willingness atau ability, necessity dan possibility.
SIMPLE MODAL
Adalah modal auxiliaries pada umumnya , polanya pun sederhana
Co : Must, May, Should
PERIPRHASTICMODAL/SEMI MODAL
Menekspresikan atau menyatakan , lebih dari kata- kata yang diperlukan ditandai dengan mengatakan dengan kata lain yaitu to
Co: Have to, Ought to, Be able to
RELATIVE CLAUSE
Merupakan klausa dependen yang berfungsi menerangkan kata benda sehingga didapat informasi yang jelas mengenai benda tsb. Untuk menghubungkan antar klausa digunakan kata penghubung seperti which , who , whom  



TUGAS SOFTSKILL 1
NAMA                                                : HERDO MAOLANA
KELAS                                               : 4EA23          
NPM                                                   : 13212419

1.      Buat kalimat yg mengandung subjek, verb, compliement dan modifier. Buat contoh kalimatnya minimal 3 dan jelaskan mana subjek, verb, complement dan modifier.
2.      Buat contoh kalimat present tense, past tense dan future tense masing-masing 3.
3.      Jelaskan fungsi verb agreement dan buat contoh kalimat yang mengandung either, neither, dan gerund.

1.      Mike borrow a book from library                     
S        V           C         M1
She is driving bycyle very fast                       
S          V         C         M2
Laura bought a pen yesterday
S          V         C         M3

Ket      : S = Subject                M1 = Modifier (place)
              V = Verb                   M2 = Modifier (manner)
              C = Complement       M3 = Modifier (time)

2.      Present Tense                                                  Past Tense
They go to college everyday                           We were at restaurant yesterday
She watches movie at 8 o’clock                      Selly wrotes a poetry this morning
My mother is very rich                                    She was here a while go

Future Tense
My father will write the letter
My mother will pick me up at school
Brian will pay his debt tomorrow

3.      Verb agreement adalah adanya hubungan atau keselarasan antara subjek dan verb . jadi jika, subjeknya adalah singular maka verb nya juga singular dan begitu juga jika verb nya jamak maka verb nya juga jamak atau plural.
Either              : We don’t come early and letty doesn’t either
Neither                        ; Neither billy no chris  is going to party tonight
Gerund                        : Driving car is not hard to study

Senin, 16 November 2015

KASUS ETIKA BISNIS


CONTOH KASUS BAB 1

Dalam mekanisme pasar bebas diberi kebebasan luas kepada pelaku bisnis untuk melakukan kegiatan dan mengembangkan diri dalam pembangunan ekonomi. Disini pula pelaku bisnis dibiarkan bersaing untuk berkembang mengikuti mekanisme pasar. Dalam persaingan antar perusahaan terutama perusahaan besar dalam memperoleh keuntungan sering kali terjadi pelanggaran etika berbisnis, bahkan melanggar peraturan yang berlaku. Apalagi persaingan yang akan dibahas adalah persaingan produk impor dari Indonesia yang ada di Taiwan.
Kasus Indomie yang mendapat larangan untuk beredar di Taiwan karena disebut mengandung bahan pengawet yang berbahaya bagi manusia dan ditarik dari peredaran. Zat yang terkandung dalam Indomie adalah Methyl Parahydroxybenzoate dan Benzoic Acid (asam benzoat). Kedua zat tersebut biasanya hanya boleh digunakan untuk membuat kosmetik, dan pihak Taiwan telah memutuskan untuk menarik semua jenis produk Indomie dari peredaran.  Di Hongkong, dua supermarket terkenal juga untuk sementara waktu tidak memasarkan produk dari Indomie.
Kasus Indomie kini mendapat perhatian Anggota DPR. Komisi IX DPR akan meminta keterangan tentang kasus Indomie ini bisa terjadai, apalagi pihak negara luar yang mengetahui terlebih dahulu akan adanya zat berbahaya yang terkandung di dalam produk Indomie. Ketua BPOM Kustantinah juga membenarkan tentang adanya zat berbahaya bagi manusia dalam kasus Indomie ini. Kustantinah menjelaskan bahwa benar Indomie mengandung nipagin, yang juga berada di dalam kecap dalam kemasam mie instan tersebut. tetapi kadar kimia yang ada dalam Indomie masih dalam batas wajar dan aman untuk dikonsumsi.
Menurut Kustantinah, Indonesia yang merupakan anggota Codex Alimentarius Commision, produk Indomie sudah mengacu kepada persyaratan Internasional tentang regulasi mutu, gizi dan kemanan produk pangan. Sedangkan Taiwan bukan merupakan anggota Codec. Produk Indomie yang dipasarkan di Taiwan seharusnya untuk dikonsumsi di Indonesia. Dan karena standar di antara kedua negara berbeda maka timbulah kasus Indomie ini.

ANALISIS :
Dalam era globalisasi seperti ini pasar bebas internasional mempunyai standar kualitas produk yang diperjualbelikan nya, namun setiap negara juga mepunyai standar kualitas yang berbeda-beda. Oleh sebab itu, terjadinya kasus seperti ini terjadi karena negara Taiwan tidak terdaftar dalam organisasi Codex Alimentarius Commision. Sehingga adanya perbedaan standar kualitas barang yang lulus uji.

SARAN:
Sebaiknya, setiap benua mempunyai organisasi pangan yg resmi menaungi seluruh anggota negara yg berada di benua masing-masing. Agar semua negara yg berada di suatu benua  mempunyai standar kualitas produk yg sama demi kelancaran pasar bebas dunia.

CONTOH KASUS BAB 2
Penipuan Jual Beli Barang Online di Indonesia begitu marak. Akan tetapi kasus yang terungkap tidaklah begitu banyak. Hal ini tejadi karena beberapa hal yaitu: Korban Penipuan Jual Beli Barang Online lebih banyak tidak melaporkan kepada pihak berwajib. Tidak adanya Barang Bukti Untuk Pelaku Penipuan Jual Beli Barang Online karena tidak ada lapaoran dari Korban. Kesulitan jika website tersebut pemiliknya berada di luar wilayah yurisdiksi Indonesia. Pihak Berwajib telah berhasil melacak sebuah IP address terduga pelaku, akan tetapi tidak semuda itu untuk mengetahui identitas dan posisi pelaku.
Contoh Kasus yang telah tertangkap dalam Penipuan Jual Beli Barang Online
Pada tahun 2011 Tim Cyber Bareskrim Mabes Polri menangkap Christianto alias Craig, seorang anggota komplotan penipuan jual beli kertas online, di Medan. Menurut Kanit Cyber Crime Bareskrim Polri Kombes Pol Sulistyo, anggotanya memang terus memburu komplotan penipu tersebut sejak mendapat laporan dari korban seorang warga Qatar, Alqawani, pada 2010. Sementara, dua pelaku utama yang menjadi otak kejahatan dunia maya ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DOP) alias buronan kepolisian. Keduanya adalah Muhammad Redha dan Tunggalika Nusandra alias Dodi. Alqawani, seorang warga Qatar yang tertarik membeli kertas di toko online milik Craig dan Dodi pada Maret 2010. Setelah memesan, Craig sempat mengirim sampel kertas sebanyak satu rim ke Qatar. Alqawani yang puas kemudian memesan lebih banyak. Ia kemudian mentransfer Rp. 200 juta ke nomor rekening toko tersebut. Setelah itu, Craig menghilang bersama uang Alqawani tanpa bisa dihubungi kembali. Polri telah membidik sindikat toko palsu ini sejak akhir 2010 setelah korban melaporkan toko tersebut ke KBRI di Qatar.(www.tribunews.com,Jakarta). Seorang warga negara Indonesia diduga terlibat kasus penipuan terhadap seorang warga negara Amerika Serikat melalui penjualan online. Kasus ini terungkap setelah Markas Besar Kepolisian mendapat laporan dari Biro Penyelidik Amerika Serikat. “FBI menginformasikan tentang adanya penipuan terhadap seorang warga negara Amerika yang berinisial JJ, yang diduga dilakukan oleh seorang yang berasal dari Indonesia,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat, Brigjen Pol Boy Rafli Amar, di Mabes Polri, Kamis 11 Oktober 2012. Boy mengatakan seorang warga Indonesia itu menggunakan nama HB untuk membeli sebuah alat elektronik melalui pembelian online. “Jadi ini transaksi melalui online, tetapi lintas negara. Jadi transaksinya dengan pedagang yang ada di luar negeri, khususnya Amerika,” kata Boy.
Dalam kasus ini, kata Boy,Mabes Polri telah menetapkan satu tersangka berinisial MWR. Dia memanfaatkan website http://www.audiogone.com yang memuat iklan penjualan barang. Kemudian, kata Boy, MWR menghubungi JJ melalui email untuk membeli barang yang ditawarkan dalan website itu. “Selanjutnya kedua belah pihak sepakat untuk melakukan transakasi jual beli online. Pembayaran dilakukan dengan cara transfer dana menggunakan kartu kredit di salah satu bank Amerika,” kata dia. Setelah MWR mengirimkan barang bukti pembayaran melalui kartu kredit, maka barang yang dipesan MWR dikirimkan oleh JJ ke Indonesia. Kemudian, pada saat JJ melakukan klaim pembawaran di Citibank Amerika, tapi pihak bank tidak dapat mencairkan pembayaran karena nomor kartu kredit yang digunakan tersangka bukan milik MWR atau Haryo Brahmastyo. “Jadi korban JJ merasa tertipu, dan dirugikan oleh tersangka MWR,” kata Boy. Dari hasil penyelidikan, MWR menggunakan identitas palsu yaitu menggunakan KTP dan NPWP orang lain. Sementara barang bukti yang disita adalah laptop, PC, lima handphone, KTP, NPWP, beberapa kartu kredit, paspor, alat scanner, dan rekening salah satu bank atas nama MWRSD. Atas perbuatannya, tersangka dikenai Pasal 378 atau Pasal 45 ayat 2 junto Pasal 28 Undang-Undang nomor 11 tentang Informasi Transaksi Elektronik. Selain itu, polri juga menerapkan Pasal 3 Undang-Undang nomor 8 tahun 2010 tentang Pencucian Uang. Selain itu, juga dikenakan pasal pemalsuan yaitu Pasal 378 dan beberapa pasal tambahan Pasal 4 ayat 5, dan pasal 5 UU no 8 tahun 2010. (www.news.viva.co.id)

ANALISIS :
Dalam jual beli tentunya ada hal-hal yang harus diperhatikan seperti : kualitas barang yang dibeli, kesesuaian harga dengan kualitas produk, garansi produk, dan lain sebagainya. Untuk bisnis konvensional yang memungkinkan calon pembelinya dapat melihat langsung barang yang akan dibelinya saja, pembeli harus berhati-hati dalam membeli barang, apalagi dalam= kasus on-line shop yang calon pembelinya biasanya hanya memiliki acuan berupa foto barang-yang akan dipesan. pengiriman barang melalui paket juga merupakan hal yang harus diperhatikan, karena tidak semua jasa pengiriman memberikan jaminan atas barang yang akan dibeli.

SARAN :
Ada baiknya sebagai pembeli yang bijaksana kita pastikan keamanan online-shop tempat kita membeli barang, apakah telah ada izin resmi, ataupun apakah kita sudah mengetahui keandalannya dari cerita orang-orang yang pernah melakukan transaksi. ada baiknya pula kita memiliki kontak orang yang bertanggung jawab atas online shop yang kita kunjungi sehingga kita tahu perkembangan transaksi yang kita lakukan.

        -  www.viva.co.id